Wednesday, May 22nd

Last update08:13:06 AM GMT

You are here: Home

Gaya Urban Stensil “Influence”

E-mail Print PDF

Indonesiaseni.com, Bandung - Mengamati serta membuka pandangan keadaan lingkungan perkotaan mampu menjadi rangsangan dan kegelisahan yang mewujud dalam sebuah karya. Atas dasar pemikiran inilah 6 seniman Bandung menggelar sebuah pameran lukisan stensil bertema “Influence” di CCF Bandung.

Ke-6 seniman yaitu Ageng Purna galih, Besti Rahulasmoro, F.A. Prasetyo, Iwan Ismael, Megha K. Nugraha dan Shahrul Hoetami Ananto, memamerkan karya mereka sepanjang 26 November hingga 12 Desember 2009. Selain pameran akan diadakan pula diskusi yang dilaksanakan pada Rabu, 9 Desember pukul 16.00 di CCF Bandung.

influence2

Proses berkarya dengan gaya dan teknik stensil relatif tidak memerlukan waktu yang lama untuk menghasilkan sebuah karya lukisan yang sepintas mirip dengan lukisan menggunakan kuas itu. “Stensil awalnya hanya alat untuk merekam tulisan dan gambar, dalam bentuk sablon yang pernah dipopulerkan oleh Andy Warhol, tetapi dalam perkembangannya menjadi sebuah media dan bentuk gaya kontemporer baru,” ujar Megha K Nugraha, salah satu pelukis stensil dalam pembukaan pameran (25/11). Ketertarikannya untuk menghasilkan lukisan-lukisan stensil karena bentuk gaya lukisan ini memiliki dasar untuk condong ke grafis hingga dapat menghasilkan terobosan baru, tidak hanya pada bentuk lukisannya, tetapi di dalamnya juga terdapat makna unsur hiburan, seperti terlihat dalam lukisannya yang berjudul “Above the lie” dimana media elektronik mempunyai andil besar dalam mempengaruhi pemikiran khalayak.

influence3

Atau seperti yang dilakukan Iwan Ismael, seniman Bandung yang sangat tertarik dengan teknik stensil. Berawal dari sebuah ide, ia menggagas workshop di mana ia memberikan ilmu sekaligus praktek teknik stensil kepada 5 seniman muda di bengkel lukisan Harumanis. Dari ruang yang sederhana, seniman-seniman ini mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Iwan optimis untuk langkah kedepannya, lukisan dengan teknik dan gaya stensil bersama tema urban akan lebih berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas. Ia pun berkeinginan untuk membuat pameran bagi seniman yang konsiten menggeluti lukisan stensil dengan bentuk dan ide yang inovatif serta hasil yang lebih memuaskan.


Add this page to your favorite Social Bookmarking websites

Comments  

 
+1 #5 2009-12-04 17:31
iya atuh... buat anak2 harumanis berkarya selalu.... buat kang argus ayo atuh kita berbincang mengenai tulisan... kemaren saya nulis artikel ini jg terburu2
Quote
 
 
0 #4 2009-12-04 17:18
keren ey karyanya....
saya tunggu lg pameran selanjutnya
Quote
 
 
0 #3 2009-12-03 10:06
THx for ur advice mas Argus..... ok2 kapan2 kita sharing yah....
Quote
 
 
-1 #2 2009-12-01 20:00
reporter harus bisa menulis dulu sebelum menulis reportase, kemudian belajar jurnalistik, biar oke laporan/hasil reportasenya.

Situsnya keren, lebih keren lagi kalau penulisnya juga keren dalam menulis.

just advise, bro.
Quote
 
 
0 #1 2009-11-29 04:05
seru banget coy...coma ada yang perlu di edit...bengkel Harum Manis....seharusnya Harumanis...thanks
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Twitter Updates