| 04 October 2010

IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Perdamaian dunia merupakan cita-cita semua bangsa di dunia. Karenanya, para seniman Jogja mencoba berkreasi lewat ajang Jogja International Street Performance 2010 yang berlangsung pada 2 Oktober lalu di sepanjang Jalan Senopati Jogjakarta.
Jogja International Street Performance 2010 adalah suatu kegiatan pemersatu kebudayaan dan membangun komunikasi dengan mengesampingkan suku, ras dan budaya baik antar daerah maupun antar negara yang tertuang melalui kegiatan berkesenian bersama dalam wadah International Street Performance. Acara ini akan diadakan tahunan di mana semua seniman, baik seniman kontemporer dan tradisional bebas berkreasi menunjukkan karya kreatifitasnya. Mereka akan berkreasi dengan jalan raya sebagai panggung pertunjukkan. Event yang bertema “ART For Peace“ ini berusaha merangkul dan melibatkan seniman-seniman dari berbagai negara, sehingga diharapkan menjadi ruang silaturahmi budaya antar bangsa.

Dari sisi materi, JISP 2010 menampilkan kreasi yang berbeda dibanding dengan pentas karnaval yang selama ini digelar di Jogjakarta. Kemasan seni tradisional yang diramu dengan gerak-gerak tari kontemporer membuat penampilan para peserta menjadi sangat menarik. Hanya saja, kita berharap di masa mendatang panitia mampu mengelola pagelaran ini dengan lebih rapih, mengingat antusiasme wisatawan dan beberapa fotografer amatir ternyata sangat tinggi.
Add this page to your favorite Social Bookmarking websites









