Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Suara Lirih dari Sungai Bedog

IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Raungan sirine terdengar mengaum memekakkan telinga. Ratusan pengunjung yang hadir di tepi sungai Bedog pun menutup telinga mereka. Sementara itu di atas rakit perupa Joko Pekik melarung sebuah lukisan "Celeng" (babi hutan)…

DONGENG EPISTEMOLOGI: Alam Pikiran Melayu antara Amok Massa dan Mitos Pribumi Malas - Sebuah Rekonstruksi Nalar

"Saya ingin mencoba dan memahami mengapa begitu banyak orang melakukan kejahatan dalam nama identitas," -- Amin Maalouf, In The Name of Identity   Pada tahun 2001 seorang perupa kenamaan Indonesia, Entang Wiharso, membuat sebuah pameran…

Sensasi Youtube dan Artis Karbitan

    Sudah hampir dua minggu belakangan ini publik dicekoki oleh aksi Briptu Norman Kamaru, seorang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Gorontalo yang mendadak melejit namanya karena goyang India-nya di Youtube. Stasiun televisi seperti tidak…

Sensasi Youtube dan Artis Karbitan Sensasi Youtube dan Artis Karbitan

Gaya Taufiq Ismail Membungkam…

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Untuk kepentingan “dakwah”-nya, Taufiq Ismail telah menggunakan pengaruh teman-teman dekatnya untuk membungkam apa yang dia tuduhkan sebagai orang-orang “Lekra generasi ketiga.” Stigma lama ini menimpa anak-anak muda yang bergabung dalam Bumi Tarung…

Citra Negatif "Kota Kembang"

    IndonesiaSeni.com, Bandung - Kota-kota di Indonesia memiliki julukan masing-masing, sesuai karakteristik dan sejarah kotanya. Kalau Yogyakarta dijuluki kota pelajar, karena banyak menghasilkan intelektual dan cendekiawan, dan Surabaya dijuluki kota pahlawan karena aksi heroik…

Citra Negatif Citra Negatif

Lokus

Suara Lirih dari Sungai Bedog

Print
PDF




IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Raungan sirine terdengar mengaum memekakkan telinga. Ratusan pengunjung yang hadir di tepi sungai Bedog pun menutup telinga mereka. Sementara itu di atas rakit perupa Joko Pekik melarung sebuah lukisan "Celeng" (babi hutan) di aliran Sungai Bedog yang sangat deras. Sementara itu, di sisi yang lain, puluhan penari secara ekspresif menyuguhkan pementasan Opera "Wayang Milenium".

DONGENG EPISTEMOLOGI: Alam Pikiran Melayu antara Amok Massa dan Mitos Pribumi Malas - Sebuah Rekonstruksi Nalar

Print
PDF




"Saya ingin mencoba dan memahami mengapa begitu banyak orang melakukan

kejahatan dalam nama identitas," -- Amin Maalouf, In The Name of Identity

 

Pada tahun 2001 seorang perupa kenamaan Indonesia, Entang Wiharso, membuat sebuah pameran tunggal bertitel “Nusa Amuk”. Pameran di Bentara Budaya dan Taman Budaya Jogjakarta yang dikuratori oleh Jim Supangkat dan ko-kurator Suwarno Wisetrotomo ini merupakan sebuah refleksi atas beberapa kejadian, khususnya di sekitar era reformasi 1997-1998, dimana banyak terjadi kasus kekerasan fisik dan konflik berdarah di Indonesia yang cukup menggegerkan dunia internasional. Sekitar tahun 1996-2001 Indonesia memang tengah mengalami masa pergolakan yang cukup luar biasa. Ambruknya penguasa rezim Orde baru Suharto didahului oleh krisis moneter dan disintegrasi sosial yang melahirkan serangkaian kerusuhan; demo mahasiswa dan masyarakat, penjarahan, pembakaran tempat ibadah, pemerkosaan etnis tertentu (terutama Tionghoa) dan ketika akhirnya Suharto mengundurkan diri, meletus beberapa kasus perang antar etnis yang mengancam keutuhan bangsa. Media-media internasional menyebut peristiwa kekerasan berdarah itu sebagai Amok. Sebuah suku kata dalam bahasa melayu yang berarti kemarahan yang luar biasa dan tidak bisa terjelaskan oleh akal sehat.

Sensasi Youtube dan Artis Karbitan

Print
PDF

 

normanshintajojo

 

Sudah hampir dua minggu belakangan ini publik dicekoki oleh aksi Briptu Norman Kamaru, seorang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Gorontalo yang mendadak melejit namanya karena goyang India-nya di Youtube. Stasiun televisi seperti tidak bosan-bosannya menyetel lagu India dan menyoroti aktivitas kehidupan Briptu Norman Kamaru yang menjadi selebritas dadakan. Sejenak saya berpikir, mudah sekali menjadi orang top di negeri ini. Tinggal goyang-goyang di depan handycam atau handphone, bernyanyi tak karuan, atau cuap-cuap mengikuti syair dari lagu orang, lalu disimpan di situs Youtube, beres. Inikah fenomena latah menjadi orang populer di negeri kita?

Gaya Taufiq Ismail Membungkam…

Print
PDF


bumi_tarung


IndonesiaSeni.com, Jakarta - Untuk kepentingan “dakwah”-nya, Taufiq Ismail telah menggunakan pengaruh teman-teman dekatnya untuk membungkam apa yang dia tuduhkan sebagai orang-orang “Lekra generasi ketiga.” Stigma lama ini menimpa anak-anak muda yang bergabung dalam Bumi Tarung Fans Club, yang menyelenggarakan acara diskusi senirupa, sebagai bagian dari kampanye informasi publik menyongsong ulangtahun ke-50 dan pameran akbar Bumi Tarung, yang akan digelar di Galeri Nasional, Jakarta, September mendatang.