Indonesia Seni - Film
Film Dokumentasi Budaya: Mengawal Tradisi "Muludan" Keraton Cirebon

IndonesiaSeni.com, Cirebon – Mauludan tahun ini di Keraton Kasepuhan Cirebon terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Upacara Mauludan yang digelar pada 16 Februari tersebut disertai pembuatan film dokumenter berdurasi 30 menit yang disutradarai Ray Bachtiar Dradjat. Dengan latar belakang desain grafis ITB, ia dikenal sebagai seniman foto multimedia yang mahir berfotomontase selama 23 tahun kiprahnya di dunia fotografi. Selain menjabat sebagai presiden KLJI (Kamera Lubang Jarum Indonesia), ia pun sering menyutradarai video klip hingga film-film dokumenter budaya Indonesia.
Menilik Fundamentalisme Agama Lewat Film "Khalifah"

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Tema reliji masih menjadi tema yang menarik untuk dituangkan ke dalam sebuah film bagi sutradara generasi baru Indonesia, Nurman Hakim. Setelah sukses menghadirkan lika-liku kehidupan dunia pesantren dalam filmnya terdahulu, “3 Doa 3 Cinta”, kini ia kembali dengan film berlatar belakang agama berjudul "Khalifah" yang akan diluncurkan dalam pemutaran perdana pada 3 Januari 2011 dan akan beredar di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia mulai 6 Januari 2011.
Proyek-proyek Keterasingan Sosial

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Adalah Louis Malle seorang sutradara Perancis (1932-1995) yang banyak memberikan kontribusi yang besar terhadap dunia perfilman Perancis maupun dunia internasional. Louis juga merupakan seorang yang kali pertama memperoleh pengakuan sebagai anggota Gerakan Aliran Baru (New Wave) Perancis pada dekade 1950-an. Pada dekade tersebut ia juga pernah menyutradarai beberapa film terkenal yang terdiri dari beberapa genre, visi dan cakupan-cakupan nilai perfilman.
"Sang Pencerah", Kisah Seru Sosok Pembaharu

IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Jika agama diturunkan Tuhan sebagai rahmatan lil alamin–rahmat bagi alam semesta, seharusnya, agama mampu menghadirkan kenyamanan bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Seperti alunan musik yang membuat nyaman siapapun yang mendengarnya. Karena itu, agama tak boleh dipahami secara sempit sebagai sebuah dogma, namun harus dimaknai dengan logika. Sistem dan metode pengajaran maupun dakwah agama juga harus disesuaikan dengan perkembangan budaya masyarakat.
More Articles...
- Ketika Perempuan Tak Mempunyai Pilihan
- R.A.A. Wiranatakusumah V dan Film Loetoeng Kasaroeng
- Mencari ‘Hantu’ di Atas ‘Ranjang’ : Saat Film Horor Menjadi Porno
- Miss Roekiah, Bukan Sekadar Ngartis
- “A Silent Wait” Penantian Nurman Hakim di Dubai Festival Film International
- Kontroversi "Balibo" di Utan Kayu
- Mencari Identitas Melalui Stereotip







