Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Benarkah Tak Ada Karya Sastra Indonesia yang Mendunia Selama 100 Tahun?

Bulan Februari 2013 ini, ramai dibicarakan soal polemik Andrea Hirata, penulis novel Laskar Pelangi, dengan Damar Juniarto alias Amang Suramang, seorang publisis dan moderator komunitas baca Goodreads. Polemik berawal, ketika Damar menulis sebuah artikel di…

Puisi-Puisi Sarah Monica

SANG PEMBURUDengarlah, hai sang penguasa waktu;tanahMu berhutang atas tiap denyut yang darahku getarkan,lautMu mengemis dari tiap garam yang aku teteskan,dan di puncak ubun-ubunku, langitMu tidak lagi merajaatas takdir yang kugoreskan sendiri di urat keningku.Di mana…

Tarian Kata - kata: Bedah Buku dan Pertunjukan Puisi Badruddin Emce

Hanya para pendendam tega menyalahkanmu,lalu menangkapmu, memenjarakanmuseumur puisi.IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Baris-baris dalam puisi Diksi Para Pendendam itu dibacakan di depan puluhan hadirin dalam acara Tarian Kata-Kata: bedah buku dan pertunjukan puisi Diksi Para Pendendam karya…

Cerpen: Cawat dan Kutang Ibu

        Saya hampir lupa kapan terakhir Ibu membeli kutang dan cawat baru untuk memberi baju identitas perempuan-nya itu. Dulu Ibu adalah seorang pedagang pakaian, kembali saya ingat-ingat, Ibu memang tak pernah membeli kutang dan cawat,…

Cerpen: Mandul

Sudah lebih dari enam bulan aku tinggal di Jakarta. Meninggalkan kampung halamanku di Gunung Kidul karena tak lagi ada asa untuk bertahan hidup. Tanah di kampungku tak lagi bisa ditanami sayur-mayur, karena sebab panjang makin…

Search
Search Keyword: Total 7 results found.
Tag: Fiksi Ordering

        Saya hampir lupa kapan terakhir Ibu membeli kutang dan cawat baru untuk memberi baju identitas perempuan-nya itu. Dulu Ibu adalah seorang pedagang pakaian, kembali saya ingat-ingat, Ibu memang tak pernah membeli kutang dan cawat, ia hanya mengambil dari barang dagangannya, itupun tak sering, Ibu selalu menimbang untung dan rugi nya terlebih dulu. Sebelum Ibu berjualan pakaian di emperan toko Pasar Besar Malang, Ibu adalah seorang guru kursus menjahit, kembali lagi saya mengingat dengan keras, ia sama sekali tak pernah membeli kutang, dijahitnya sendiri kutang itu dari kain mori atau pun goni bekas bungkus tepung beras. Kutang itu bentuknya lucu, lancip seperti gunung di ujung tempat susu. Ketika kelas lima SD saya sangat ingat, merengek minta dijahitkan kutang, saya ingin seperti Ratu Marie Antoinette, menarik kencang-kencang tali kur yang disilangkan di lubang kutang bagian punggung, saya membayangkan ada seorang emban yang membantu saya menariknya kencang-kencang, seketika susu saya yang baru mulai tumbuh dengan rasa nyeri itu menjadi lancip seperti gunung. Tapi ketika pelajaran olah raga saya tiba-tiba pingsan, karena tarikan tali kur itu terlalu kencang, saya tak bisa bernapas, dada saya sesak.

Sudah lebih dari enam bulan aku tinggal di Jakarta. Meninggalkan kampung halamanku di Gunung Kidul karena tak lagi ada asa untuk bertahan hidup. Tanah di kampungku tak lagi bisa ditanami sayur-mayur, karena sebab panjang makin kerontang. Enam bulan lalu, aku nekat menelusup masuk kota ini saat arus balik lebaran. Padahal ongkos ke sini saja pas-pasan. Aku bawa pakaian seadanya, dan menggemblok ransel yang sesak. Aku datang bersama orang-orang yang juga baru menapaki ibu kota, berharap memperbaiki nasibnya.

Sehimpun Diksimini - 35 Cerita Buat Seorang Wanita

Anjing Ia berubah jadi anjing. Itulah hari paling membahagiakan dalam hidupnya. Anak istrinya yang kelaparan segera menyembelihnya.

Cerpen - Cerpen Terbaik "Kompas"

 

Tradisi pemilihan cerpen terbaik Kompas yang sudah berlangsung sejak 1992 telah menghasilkan 16 cerpen terbaik, mulai dari “Kado Istimewa” (Jujur Prananto) hingga “Cinta di Atas Perahu Cadik” (Seno Gumira Ajidarma). Dan paling mutakhir, di tahun 2009 ini, terpilih cerpen Nukila Amal, “Smokol”. Hingga tahun 2004, pemilihan cerpen terbaik itu dilakukan oleh ”orang dalam Kompas”, yakni para redaktur yang dianggap punya kompetensi dengan dunia sastra. Mulai 2005, Kompas mencoba mengubah dengan memberikan otoritas pemilihan itu kepada ”orang luar”, yakni mereka yang dianggap memiliki kredibilitas dalam sastra sebagai juri untuk melakukan pemilihan cerpen terbaik.

Ironi Barat Dalam Sebuah Novel

Novel tidak memiliki aturan baku agar ditulis dalam cara tertentu agar pembaca mengikuti jalannya cerita dari awal hingga akhir. Aturan baku tersebut antara lain terlihat pada semua novel yang beredar di masyarakat pembaca, yakni dengan alur pembuka-konflik-penyelesaian. Juga, alur tersebut tidak saja acuan utama dalam novel tetapi juga di dalam film. Terutama dalam film produksi Holywood, alur ini mendapat kedudukan penting bagaimana sebuah materi cerita disusun menurut alur tersebut seolah-olah alur itu satu-satunya strategi agar sebuah film bisa dibuat dan dinikmati. Dalam novel, alur semacam ini nyaris tidak dipertanyakan lagi baik di kalangan penulis sastra maupun dari pihak pembaca. Sejauh sebuah novel dapat mengetengahkan konflik secara menarik kemudian pembaca dapat mengapresiasinya, novel dipandang selesai menjalankan tugasnya.

Tags: Fiksi Esai
Penyair, Buku Dan Website

Kenapa puisi harus dibukukan? karena puisi adalah hadits palsu yang sohih, perawinya tak lain penyairnya sendiri yang mengetahui Asbabul Puisi (penyebab lahirnya puisi), meski tak ada pembacanya sekalipun.

Rangsangan Kesusastraan

Bukanlah misteri kenapa karya kesusastraan terus ditulis, dan tak sedikit alasan dan “fungsi” yang bisa dikemukakan mengenai keberadaannya. Karya kesusastraan hadir seiring gerak manusia dan kenyataan hidupnya yang tak padam menjadi sumber utama penciptaan karya kesusastraan. Karya kesusastraan telah turut merawat dan menyimpan ruahan impian dan frustrasi manusia di suatu masa.