Tuesday, May 21st

Last update08:13:06 AM GMT

You are here: Sosok

Suara Lirih dari Sungai Bedog

IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Raungan sirine terdengar mengaum memekakkan telinga. Ratusan pengunjung yang hadir di tepi sungai Bedog pun menutup telinga mereka. Sementara itu di atas rakit perupa Joko Pekik melarung sebuah lukisan "Celeng" (babi hutan) di aliran Sungai Bedog yang sangat der...

Sensasi Youtube dan Artis Karbitan

    Sudah hampir dua minggu belakangan ini publik dicekoki oleh aksi Briptu Norman Kamaru, seorang anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Gorontalo yang mendadak melejit namanya karena goyang India-nya di Youtube. Stasiun televisi seperti tidak bosan-bosannya menyetel lagu India dan menyorot...

Gaya Taufiq Ismail Membungkam…

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Untuk kepentingan “dakwah”-nya, Taufiq Ismail telah menggunakan pengaruh teman-teman dekatnya untuk membungkam apa yang dia tuduhkan sebagai orang-orang “Lekra generasi ketiga.” Stigma lama ini menimpa anak-anak muda yang bergabung dalam Bumi Tarung Fa...

Melawan Arogansi Dengan Kirab Budaya

    IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Jogja memang istimewa. Ketika polemik  status keistimewaan Propinsi DIY tak juga ada kejelasan, rakyat pun melawan. Tidak dengan  sikap anarkis dan angkat senjata, tetapi dengan sebuah Kirab Budaya. Ini sebuah perlawanan khas rakyat Jogjakarta, ...

Membicarakan “Namaku Mata Hari” dan “Max Havelaar”

    IndonesiaSeni.com, Bandung - Pada 13 Desember 2010 lalu, diadakan acara bertajuk “Sejarah dalam Novel dan Film” oleh Himpunan Mahasiswa Sejarah (Himse) bekerjasama dengan Penerbit Gramedia dan Perpustakaan Batu Api di Pusat Studi Bahasa Jepang Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran...



Search
Search Keyword: Total 1 results found.
Tag: Sri Sultan Hamengkubuwono X Ordering
Melawan Arogansi Dengan Kirab Budaya

 

 

IndonesiaSeni.com, Yogyakarta - Jogja memang istimewa. Ketika polemik  status keistimewaan Propinsi DIY tak juga ada kejelasan, rakyat pun melawan. Tidak dengan  sikap anarkis dan angkat senjata, tetapi dengan sebuah Kirab Budaya. Ini sebuah perlawanan khas rakyat Jogjakarta, yang telah terbukti mampu melindungi Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat dari cengkeraman penjajah Belanda. Sebuah prosesi perlawanan rakyat yang berlandaskan falsafah Jawa "nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake". Dan momentum perlawanan ini akan terus digemakan masyarakat Jogja, manakala pemerintah pusat  masih saja bersikap arogan dan tak mendengar aspirasi rakyat Jogja.

  •    Latest News   

  •    Most Read   

  •    Hot News   

Twitter Updates