Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Konfrontasi Estetika dan Keberdayaan Seniman

“Seni bukan lagi persoalan estetika. Lebih dari itu, menyangkut kemanusiaan.” Demikian isi pidato sambutan Vukar Iodak, pemerhati seni rupa, di malam pembukaan SACCHARINE Smile Agoes Jolly, di Galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 17-31…

Kompleksitas Kesederhanaan Sketsa dan Puisi Romo Mudji

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Sketsa dianggap karya seni rupa yang belum jadi. Sebab dari sketsa seorang perupa akan menggarapnya menjadi lukisan di masa-masa mendatang. Sketsa jamaknya dibuat di suatu tempat dan waktu ketika si perupa menemukan…

"Can Smile on The Wall" Memberi Makna Pada Tembok Kusam

IndonesiaSeni.com, Bandung - Bertempat di sepanjang Jalan Setasiun Barat Hingga Jalan Setasiun Timur, Bandung, Sabtu 4 Agustus 2012 Preman Urban dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bersama puluhan Street Artist nasional  menggelar kegiatan yang bertajuk…

Bahasa Warna Bahasa Hati Iswanto

IndonesiaSeni.com, Jakarta- Satu tambah satu bagi pelukis produktif Iswanto hasilnya bukan dua, tapi bisa jadi seribu, satu juta, bahkan bilangan tak berbilang. Dari satu objek, satu ide, satu warna, satu fundamental, ia bisa mengolahnya menjadi…

Raden Saleh, Sang Maestro

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Memasuki wilayah yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan secara antusias lewat penceritaan, tulisan maupun gambar, tentu sebuah pengalaman mendebarkan. Apalagi, kepergian ke tempat tersebut untuk mempelajari apa yang sangat digemari sekaligus keahliannya: melukis.Raden…

You are here: Home Rupa
Search
Search Keyword: Total 1 results found.
Tag: Tika and The Dissidents Ordering
Tika and The Dissidents, Sebuah Kolase yang Memprovokasi

 

 

IndonesiaSeni.com, Jakarta - Tika and The Dissidents, sebuah band yang memprovokasi pendengarnya untuk mencoba berpikir ulang, membuka ruang pandang dan kemungkinan tentang berbagai hal; Bahwa cinta tak hanya sah bila dijalani antara laki-laki dan perempuan saja. Patah hati tak harus membuat kita menjadi cengeng. Bahwa televisi ternyata bukan teman terbaik kita, karena realitas yang tersaji di layar kaca seperti bius yang mematikan, membuat kita lupa dan malas untuk berpikir kritis. Pembunuhan intelektualitas yang dianalogikan seperti ketika Pol Pot membantai ribuan orang tak berdosa di Kamboja itu disampaikan dalam irama tango yang segar dengan lirik seperti ini :

  •    Latest News   

  •    Most Read   

  •    Hot News   

290x70-3


Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Apresiasi

  • Sosok

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Esai

contrib
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Peluang dan Kesempatan

Twitter Updates

Copyright © 2011 Indonesia Seni - Bentang Informasi Seni dan Budaya Indonesia.